Rasio sprocket/freewheel

 citing an article from: http://genjotbmx.10.forumer.com/viewtopic.php?t=199

Rasio gir tuh biasanya sederhana,...
dahulu kala, cuma ada 44/16, 43/16 atau tidak sama sekali. Sekarang ada jauuuuhhh lebih banyak variasi untuk dipilih namun tidak ada/sedikit sekali informasi yg tersedia untuk membantu memilih setup yg terbaik. Pejelasan berikt ini dimaksudkan agar bisa membantu memberikan pencerahan biarpun sedikit dan memang membosankan...
Sayangnya bacaain ini memang akan jadi membosankan, jadi mendingan sekarang kamu pergi aja keluar, maen sepeda, pacaran, whatever... atau kalo emang kamu udah gak bisa ngapa2in lagi, baca terus aja... tapi jangan bilang aku ngga memperingatkan yaa..

Kalo kamu lihat sepeda kamu, kamu akan menyadari kalo sprocket dicrank lebih besar daripada sprocket di roda belakang. Ada alasan yg bagus mengenai hal ini, kita ngga ingin keliahatan seperti MTB'ers yg konyol (huehehe, no offense- read on!). Kalo keduanya sama besar, maka 1 putaran sprocket depan akan sama dengan 1 putaran sprocket belakang. Jadi dengan asumsi roda kita 20", kalo kita pedal crank 1 kali maka kita akan bergerak maju sejauh 31" atau kira2 75cm. Ini akan membuat kita memacu seperti lumba2 tp pelan sekali untuk naik ke bukit. gak lama lagi kita harus pake lycra (celana MTB'ers) dan mencukur bulu kaki huehehehe jadi kita punya big-bacon (gede banget) sprocket dan freewheel kecil dibelakang, seperti 44/16 yg masih terbukti berfungsi dengan sangat baik.

Rasio ini membantu kita untuk tidak terlihat seperti orang bodoh, 1 putaran penuh 44 gir akan memakan 44 mata rantai yg akan melalui 16 gir freewheel, sehingga akan memutar roda sebanyak 2,75kali (44 dibagi 16).
Sekarang tiap 1 kali kita pedal crank kita, roda akan berputar 1,375 kali, akan membuat kita bergerak 86" atau sekitar 2,2meter. Jadi kita punya top speed sekitar 40km/h bukannya 12km/h 9seperti MTB'ers itu huehehe).
Tp ini gak gratis, sebagai kompensasinya, semakain besar rasionya maka semakin susah kita untuk berakselarasi. kalo kamu mau maen street dengan tempat untuk speed-up (berakselarasi) yg sangat terbatas, maka solusinya memperkecil rasio supaya lebih cepat mencapai top speed.

kesimpulannya, rasio gir kamu adalah jumlah gigi di sprocket depan dibagi jumlah gigi di freewheel. Angka yg didapat adalah misalnya 2,75 , 2,6 etc etc. Semakin besar angkanya, top speed kamu akan semakin tinggi tapi akselarasi akan makin susah/berat. Sebaliknya semakin kecil angkanya maka akselarasi akan mudah/ringan tapi top speed akan menurun (susah kalo akan jump misalnya).

OK, sampai disini masih dibaca???
Hebatttt,...
siplah, so... basic nya udah dimengerti. apa yg terjadi pada saat kamu merakit sepeda baru?
pertama, kamu harus pilih setupnyamau kayak gimana. mungkin kamu lebih suka settingan konvensional 44/16 atau setting modern 25/9 (sprocket 25t akan memberikan ruang untuk grind jauuhh lebih banyak daripada 44t, lagipula sprocket 25t jauuhh lebih ringan dengan kekuatan yg lebih tinggi. namun kamu perlu cassette hub untuk itu karena freewheel terkecil cuma 13t saja)
Wuhuuu,... ada yg nangis dibelakang sana????
Setup yg sangar yaaa... iya diteori. tunggu sampai kamu ngeset di sepeda.
OK, sekarang kamu dah ketularan virus trendy, pake gir 25/9 dan potong rantai kamu. tiba2 roda belaknag ngga bisa berputar. kamu liat apa yg terjadi, ternyata ban belakangnya terlalu mepet ke frame jd gak bisa muter,.. hmmm gampang.. tambahain aja 1 set mata rantai lagi tapi wahhh jadi panjang banget.. kelihatan begonya nih....

Cara yg paling mudah adalah menambahkan jumlah gir sprocket depan ke jumlah gir sprocket belakang, 44+16=60t. Jadi tiap 4t mewakili 1 full link, jadi kalo kamu pake 41/15, maka total adalah 56t. kamu bisa ambil 1 full link dan hasilnya as roda belakang akan dapat tempat yg sama seperti kalo kamu pake 44/16. Ngerti?
Tapi, kalo kamu pake 39/14, total 53, maka jika kamu ambil 2 full link dari rantai (jadinya 52 karena 52 adalah yg terdekat) maka as rode belakang akan maju sebagai kompensasi kurangnya mata rantai, sebaliknya kalo kamu cuma ambil 1 full link maka as rode belakang akan mundur sebagai kompensasi kelebihan mata rantai.

Aturan yg paling baku yaitu;

1 Full Link adalah sama dengan 4t, 4t mewakili setengah inch dari panjang chainstay frame.


So..... semua masih disini????? masih setia membaca??? huehehehe

Misalnya kamu dah memutuskan untuk ganti rasio gir dari 43/16 ke 39/14, kamu harus siap dengan perubahan panjang chainstay sebesar 1/4 inch dan kemungkinan untuk memendekkan chainstay dari 145/8" ke 143/8" tanpa membuat ban bergesekan dengan rem. TAPI apakah rantainya tidak akan bergesekan dengan brake mounts (dudukan rem) ? Jawabannya adalah dilihat ke sini...

untuk setiap mata gir yang dihilangkan dari sprocket depan, rantai akan turun mendekati chainstay/brake mounts sejauh 0,08". contohnya turun dari 44t ke 41t akan menurunkan rantai sejauh 1/4 inch dengan sprocket belakang yg sama.

Okelahh no problemo, sekarang hajar dulu aja....
tapi setelah beberapa riding session kamu ngerasa sepeda kamu sekarang kepanjangan/kependekan dan kamu ingin setting sepeda kamu seperti dulu lagi...
ada caranya yaitu dengan menggunakan 'half link'. half link adalah sebuah mata rantai yang berbentuk setengah plat luar dan setengah plat dalam. seperti gambar ini:


sebuah half link memungkinkan kamu untuk menghilangkan 1 full link (2 set mata rantai , dalam dan luar) dan menggantinya dengan 1/2 link (1 set mata rantai). dengan menggunakan half link ini, kamu bisa memindahkan as roda belakang sejauh 1/4 inch kedepan/belakang. Berguna juga yaaaa...

Sekarang sepeda jadi balik ke setting awal dengan rasio sama tapi gir2 kecil wuhuuu hi tech broooo.... maen sepeda yukk....
setelah beberapa kali grind, kamu ingin coba sprocket tricks, stalls etc etc tapi ternyata rantainya putus2 terus. karena rantai putus pas riding session menyebalkan, kamu ingin ganti ke rantai yg lebih tebal. ingat rantai motor? mereka punya side plates yg tinggi2, dah gitu tebel2 jadi pasti lebih kuat. tulll mereka emang lebih kuat, kamu beli trus dipasang di sepeda ternyata mereka gak bisa dipake... waduhh... rantai motor punya side plates yg lebih tinggi jadi mereka perlu sprocket dengan gigi yg lebih tinggi juga, freewheel dan sprocket depan kamu gak punya gigi tinggi.. makanya sebelum beli cek dulu sesuai apa ngga...

Semua masih membaca???? huhuhuh kalo kamu masih membaca, berarti kamu sekarang dah sedikit lebih pintar hahaha sori yah agak2 membosankan.. jangan bilang aku ngga memperingatkan tadi.

mudah2an membantu...

share be happy to make it better ^_^
Previous Next Home